IDNTOGEL

Thursday, September 10, 2020

Semakin Memanas, Perusahaan AS di China Prediksi Hubungan Buruk Berlangsung hingga 3 Tahun ke Depan

0 comments



SHANGHAI - Setengah dari jumlah perusahaan Amerika Serikat ( AS) yang berada di China yakin hubungan kedua negara yang memburuk akan berlangsung setidaknya 3 tahun ke depan.

Survei tahun ini dilakukan oleh Kamar Dagang Amerika di Shanghai dan konsulat PwC China pada 16 Juni-16 Juli, dan mendapatkan tanggapan dari 346 perusahaan yang mencakup beberapa sektor, seperti industri manufaktur, otomotif, dan farmasi.

Menurut survei sentimen bisnis tahunan yang dilakukan tersebut, menunjukkan adanya peningkatan tajam kekhawatiran terhadap ketegangan perdagangan antara AS dan China, sebesar 30 persen dibanding 2019.

Sementara, 27 persen pedapat mengatakan mereka yakin ketegangan akan berlangsung tanpa batas, dibandingkan pada tahun lalu hanya 13 persen yang berpendapat demikian.

Baca juga : Hanya Berduaan di Ambulans, Gadis Pasien Covid-19 Diperkosa Sopir di Tempat Sepi

“Ketegangan AS-China adalah perhatian utama bagi komunitas bisnis Amerika di sini,” kata Ker Gibbs, presiden kamar bisnis, dalam acara perilisan laporan tersebut, seperti yang dilansir dari Reuters pada Rabu (9/9/2020).

"Dialog Beijing, Washington ini, mereka perlu menyelesaikannya, karena berdampak pada kinerja bisnis di sini," imbuhnya.

Ketegangan AS-China, yang sudah tinggi setelah perang perdagangan tahun lalu, dikatakannya semakin meningkat tahun ini karena wabah Covid-19.

Kemudian ditambah, ketika Washington memasukkan perusahaan teknologi China ke dalam daftar hitam dengan alasan keamanan nasional.


Dengan semakin dekatnya pemilihan AS, Presiden Donald Trump pekan ini kembali mengangkat gagasan untuk memisahkan ekonomi AS dan China, yang juga dikenal sebagai keterlepasan.

Hal itu menunjukkan seolah bahwa AS tidak akan kehilangan uang, jika kedua negara tersebut tidak lagi berbisnis.

sumber : KOMPAS.com

No comments:

Post a Comment